Animal Welfare and Research Ethics Policy
Jurnal Sains Peternakan dan Inovasi Indonesia (JSPII) mewajibkan setiap penelitian yang melibatkan hewan, manusia, peternak, responden, data lapangan, atau komunitas untuk memperhatikan prinsip etika penelitian, kesejahteraan hewan, keselamatan, dan tanggung jawab sosial.
Kebijakan ini berlaku untuk seluruh naskah yang dikirimkan ke JSPII, khususnya artikel yang melibatkan ternak, hewan percobaan, pengambilan sampel biologis, observasi lapangan, wawancara, survei, atau intervensi terhadap sistem peternakan.
Kesejahteraan Hewan
Penelitian yang melibatkan hewan harus memperhatikan prinsip kesejahteraan hewan, termasuk:
- Pemenuhan kebutuhan dasar hewan, seperti pakan, air, tempat tinggal, dan lingkungan yang layak.
- Perlakuan yang manusiawi terhadap hewan selama penelitian.
- Pengurangan rasa sakit, stres, cedera, dan penderitaan pada hewan.
- Penggunaan jumlah hewan yang sesuai dan tidak berlebihan.
- Penerapan metode penelitian yang aman, etis, dan sesuai dengan tujuan ilmiah.
- Penanganan hewan oleh peneliti atau petugas yang memiliki kompetensi yang memadai.
Persetujuan Etik
Penulis harus menyatakan bahwa penelitian telah dilakukan sesuai dengan standar etika penelitian yang berlaku. Apabila penelitian memerlukan persetujuan dari komite etik, lembaga, pemerintah daerah, atau otoritas terkait, penulis wajib mencantumkan informasi persetujuan tersebut dalam naskah.
Contoh pernyataan:
Pernyataan Etik Penelitian
Penelitian ini telah memperoleh persetujuan dari [nama komite/lembaga] dengan nomor persetujuan [nomor], dan dilakukan sesuai dengan prinsip etika penelitian serta kesejahteraan hewan.
Jika penelitian tidak memerlukan persetujuan etik formal, penulis dapat mencantumkan pernyataan berikut:
Pernyataan Etik Penelitian
Penelitian ini tidak memerlukan persetujuan etik formal karena tidak melibatkan prosedur invasif, perlakuan yang menimbulkan risiko terhadap hewan, atau data sensitif dari responden. Penelitian tetap dilakukan dengan memperhatikan prinsip etika penelitian dan kesejahteraan hewan.
Penelitian yang Melibatkan Manusia atau Responden
Penelitian yang melibatkan peternak, pekerja peternakan, konsumen, pelaku usaha, atau responden lain harus dilakukan dengan persetujuan sukarela dari responden. Penulis harus menjaga kerahasiaan identitas responden dan tidak mempublikasikan data pribadi tanpa izin.
Jika penelitian menggunakan survei, wawancara, atau observasi sosial ekonomi, penulis harus memastikan bahwa responden memahami tujuan penelitian dan berpartisipasi secara sukarela.
Data Lapangan dan Komunitas
Penelitian yang dilakukan di peternakan rakyat, kelompok tani ternak, perusahaan, lembaga pemerintah, atau komunitas lokal harus memperhatikan izin lokasi, hubungan sosial, dan dampak penelitian terhadap masyarakat. Penulis harus menghormati norma lokal, hak pemilik data, dan hak komunitas yang terlibat dalam penelitian.
Pelanggaran Etika
Apabila ditemukan pelanggaran terhadap prinsip etika penelitian atau kesejahteraan hewan, editor dapat meminta klarifikasi, dokumen pendukung, atau revisi dari penulis. Naskah dapat ditolak apabila pelanggaran bersifat serius atau tidak dapat dijelaskan secara memadai.
Jika pelanggaran ditemukan setelah artikel diterbitkan, JSPII dapat menerbitkan koreksi, ekspresi keprihatinan, atau retraksi sesuai dengan kebijakan jurnal.