Repository Policy
Jurnal Sains Peternakan dan Inovasi Indonesia (JSPII) mengizinkan dan mendorong penulis untuk menyimpan, membagikan, dan menyebarluaskan naskah mereka melalui repositori institusi, repositori disiplin ilmu, website pribadi, profil akademik, atau platform ilmiah lainnya.
Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan akses, visibilitas, sitasi, dan dampak ilmiah artikel yang diterbitkan di JSPII.
Versi Naskah yang Dapat Diarsipkan
Penulis diperbolehkan mengarsipkan versi berikut:
- Preprint
Versi naskah sebelum proses peer review. - Accepted Manuscript
Versi naskah yang telah diterima setelah proses peer review, tetapi belum melalui copyediting, layout, dan publikasi final. - Published Version / Version of Record
Versi final artikel yang telah diterbitkan secara resmi di JSPII.
Tempat Pengarsipan
Penulis dapat mengarsipkan naskah atau artikel mereka di:
- Repositori institusi.
- Repositori bidang ilmu.
- Website pribadi.
- Profil Google Scholar.
- ORCID.
- ResearchGate, Academia.edu, atau platform akademik lainnya.
- Repositori nasional atau internasional yang relevan.
Embargo
JSPII tidak menerapkan masa embargo. Penulis dapat mengarsipkan dan membagikan artikel mereka segera setelah diterbitkan.
Syarat Pengarsipan
Saat mengarsipkan atau membagikan artikel, penulis wajib mencantumkan informasi publikasi asli, termasuk:
- Nama penulis
- Tahun publikasi
- Judul artikel
- Nama jurnal
- Volume, nomor, dan halaman, jika tersedia
- DOI atau URL artikel
- Pernyataan lisensi
Contoh Pernyataan Atribusi
Artikel ini pertama kali diterbitkan di Jurnal Sains Peternakan dan Inovasi Indonesia (JSPII) dan tersedia di [URL/DOI artikel] di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0).
Hak Cipta
Penulis tetap memegang hak cipta atas artikel mereka dan memberikan hak publikasi pertama kepada JSPII. Artikel yang diterbitkan dapat dibagikan dan digunakan kembali sesuai dengan ketentuan lisensi CC BY 4.0.